Ahmad Thursina Roja
Kontributor
Majalah MISSI, Bogor – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga penelitian, pesantren, dan pemerintah untuk mengintegrasikan isu lingkungan dan konsep Pesantren Ramah Anak (PRA) dalam kebijakan pendidikan Islam. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan transformasi signifikan pada tingkat kebijakan, lembaga pendidikan, dan masyarakat luas.
Dalam audiensi yang diadakan Rabu (8/1/2025), Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta mempresentasikan hasil survei nasional bertajuk “Agama dan Lingkungan di Indonesia” serta “Pesantren Ramah Anak.” Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, Arskal Salim, menegaskan pentingnya isu ini untuk dimasukkan dalam strategi pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) dan rencana strategis (Renstra) Kementerian Agama.
“Isu ini telah menjadi perhatian pimpinan. Dengan adanya hasil penelitian atau riset, langkah konkret untuk mengembangkan program sangat mungkin dilakukan,” ujar Arskal.
Arskal juga menyatakan dukungannya terhadap penelitian lanjutan untuk menemukan model yang tepat dalam mengintegrasikan isu lingkungan dan PRA ke dalam kurikulum pendidikan Islam. Hal ini meliputi pengembangan mata kuliah khusus, program kuliah kerja nyata (KKN), serta kegiatan lain yang berada di bawah koordinasi perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI).
Dengan mengangkat tema lingkungan dan pesantren ramah anak, Ditjen Pendis berkomitmen mendorong lembaga pendidikan Islam untuk lebih proaktif dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan melindungi hak-hak anak. Kebijakan ini diharapkan menciptakan pesantren dan madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu-isu global dan sosial.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan transformasi pendidikan Islam yang relevan dengan kebutuhan zaman, mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan dan perlindungan anak ke dalam sistem pendidikan, serta mendorong generasi penerus untuk menjadi individu yang peduli terhadap lingkungan dan sesama.
Berita Terpopuler
-
Grand Closing Pergarus 25-26, Tunjukkan Kreativitas panitia pergarus Angkatan ke-29 -
Dua Ustadzah dan Dua Santriwati Terpilih Berangkat Umrah Usai Mendapatkan Hadiah Umrah Dari Wakil Bupati Bogor -
Delegasi Sakola Diplomasi Bekali Santri kelas 12 PMUQI dengan Mindful Leadership untuk Atasi Burnout -
Apel Pembukaan Penilaian Akhir Semester Gasal Tahun Ajaran 2025 – 2026 -
Wisuda Tasmi’ Al-Qur’an program KMI (kulliyyatul mu’alllimiin al-islamiyyah) berhasil lahirkan generasi Qur’ani yang bercita-cita tinggi -
Pengurus ISPA dan ISPI UQI Ikuti Seminar Pengendalian Emosi untuk Tingkatkan Kesadaran Kepemimpinan dan Memunculkan Sikap Empati -
Bangkitkan Generasi Tangguh: Ummul Quro dan BNN RI Deklarasikan Komitmen Anti Narkoba -
Mengenang Malam 100 Hari Wafatnya K.H Helmy Abdul Mubin Lc. PMUQI Langsungkan Do’a dan Tahlil Bersama -
PROGRAM JIILUNNAHDHOH SUKSES LAHIRKAN SANTRI YANG FASIH BERBAHASA ARAB PADA WISUDA ANGKATAN KE-3 -
4 Santri Terpilih Menjadi Pemenang dalam Seleksi Pemilihan Duta Santri 2025–2026